Langkah - langkah membuat surat undangan :
1. Membuat Kop Surat Menggunakan Tabel
Langkah pertama adalah menyusun kop surat. Kop surat biasanya berisi identitas lembaga atau organisasi yang mengeluarkan surat. Untuk membuatnya rapi dan terstruktur, gunakan tabel.
-
Buka dokumen baru di Microsoft Word.
-
Klik Insert → Table, kemudian pilih tabel dengan 2 kolom dan 1 baris.
-
Pada kolom pertama, sisipkan logo lembaga atau organisasi melalui Insert → Pictures.
-
Pada kolom kedua, ketikkan nama instansi, alamat, serta informasi kontak lainnya. Teks pada kolom ini sebaiknya dibuat rata tengah agar menyerupai format kop standar.
-
Sesuaikan ukuran kedua kolom. Kolom pertama dibuat lebih sempit karena hanya memuat logo, sedangkan kolom kedua diperlebar untuk menampung seluruh teks kop.
-
Setelah penulisan selesai, hilangkan garis tabel agar kop terlihat seperti bagian dari desain surat, bukan seperti tabel. Caranya: blok tabel → Table Design → Borders → No Border.
-
Jika ingin menambahkan garis pembatas di bawah kop, gunakan fitur Bottom Border atau buat garis manual menggunakan menu Insert → Shapes → Line.
2. Menuliskan Tanggal Surat
Setelah kop selesai, berikan jarak sekitar dua baris, lalu tulis tanggal di sisi kanan halaman. Penempatan tanggal di bagian kanan merupakan format umum yang dipakai dalam surat formal.
3. Menyusun Bagian Nomor, Sifat, Lampiran, dan Perihal
Bagian administratif surat ditulis di sisi kiri halaman. Untuk membuatnya rapi, gunakan tabulasi.
-
Tuliskan “Nomor”, “Sifat”, “Lampiran”, dan “Hal” secara berurutan.
-
Gunakan Tab Stop untuk merapikan posisi titik dua agar sejajar.
-
Meskipun terlihat sederhana, kerapihan bagian ini penting karena mencerminkan formalitas surat.
4. Menuliskan Tujuan Surat
Berikutnya, tuliskan kepada siapa surat tersebut ditujukan. Bagian ini ditulis di kiri halaman dan diawali dengan sapaan formal. Jika tidak ada alamat spesifik, penutup seperti “Di tempat” cukup digunakan.
5. Menyusun Salam Pembuka
Setelah bagian tujuan, sertakan salam pembuka sebagai pengantar menuju isi surat. Gunakan bahasa sopan dan formal, namun tidak harus terlalu kaku.
6. Menulis Isi Surat / Inti Undangan
Bagian isi merupakan bagian terpenting dari surat. Di sini, jelaskan maksud surat secara langsung: undangan untuk menghadiri suatu kegiatan.
Dalam isi, pastikan mencantumkan:
-
Hari dan tanggal kegiatan
-
Waktu pelaksanaan
-
Lokasi kegiatan
Untuk menata bagian informasi tersebut, cukup gunakan baris terpisah tanpa bullet agar tetap mengikuti format surat resmi.
Pengaturan jarak antarbaris bisa dibuat 1.15 atau 1.5 agar tulisan lebih nyaman dibaca.
7. Menulis Kalimat Penutup
Setelah informasi kegiatan disampaikan, akhiri isi surat dengan kalimat penutup yang menunjukkan penghargaan kepada penerima surat. Penutup ini berfungsi sebagai bentuk kesopanan dan penyempurna struktur surat.
8. Membuat Bagian Tanda Tangan
Pada bagian tanda tangan, teks biasanya ditempatkan di sisi kanan bawah.
-
Tulis jabatan penandatangan terlebih dahulu.
-
Berikan jarak beberapa baris untuk ruang tanda tangan.
-
Tulis nama lengkap beserta NIP atau identitas lain sesuai kebutuhan.
Komentar
Posting Komentar